IDI Nilai Meningkatnya Positif Covid-19 Akibat Penularan Transmisi Lokal Pemudik

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-04-28 20:07:09+07

WhatsApp Image 2020-04-28 at 17.40.43..jpg

Bingkaiwarta, KUNINGAN- Sampai hari ini ekskalasi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan berjumlah 1.658 kasus. Parahnya lagi, angka PDP terus merangkak naik. Ini artinya yang tadinya ODP sudah naik status menjadi PDP.

Kenaikan jumlah PDP dipengarhi berbagai sebab, di antaranya pernah kontak dengan yang terkonfirmasi atau orang yang pernah kedatangan dari luar kota  dari zona merah sekarang mengalami jatuh sakit.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kuningan, dr. Asep Hermana mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir ini pasien yang positif rapid tes bertambah setiap harinya. Jika kemarin, pasien positif rapid tes mencapai 10 dan meninggal satu orang, hari ini bertambah menjadi 11 dan enam pasen positif aktif (meninggal 1).

"Jadi, ini artinya ketika Kabupaten Kuningan kedatangan 50.745 pemudik ini membawa implikasi bagi kita semua bahwa harus kita waspadai," ungkap Asep kepada Bingkaiwarta.com, Selasa (28/4/2020).

Karena, tambahnya, memang dari kasus 234 bahkan lebih yang pernah dirawat se-Kabupaten Kuningan ini, semua kasus itu didapat dari pemudik luar kota.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Kuningan ini ada trend baru sekarang, seperti pekan lalu kasus yang terjadi di daerah Kuningan Utara.

“Mereka ini tidak pernah berpergian ke luar kota atau ke zona merah, tapi keluarga mereka adalah keluarga pemudik. Setelah di rapid tes hasilnya positif,” kata Asep.

Artinya, lanjut dia, memang ini sudah ada gejala-gejala yang dikhawatirkan dari dulu yaitu terjadinya transmisi lokal. Orang Kuningan tidak pernah kemana-mana, apalagi ke zona merah tetapi orang yang dari zona merah datang ke keluarganya.

“Keluarganya ini tidak sakit dan keluarganya ini memang tidak ada keluhan demam, batuk, pilek tetapi ingat 86 persen mereka itu carrier atau seperti sehat. Tapi ada virusnya di sana dan kemudian kontak. Setelah kontak, orang ini mempunyai pengorbit (usia lanjut) maka jadilah dia positif. Ini kasus yang sudah terjadi di Kuningan," jelasnya.

Asep menegaskan, kondisi seperti Inilah yang harus diwaspadai oleh semua orang. Setelah arus mudik pada 29,30, 31 Maret kemarin mencapai ribuan maka ODP pun meningkat.

“Sekarang rata-rata pemudik di angka 300-400 yang datang dari zona merah perhari. Kalau dulu kan bisa mencapai di angka 20 ribu. Nah, sekarang mereka yang sudah berdiam diri ini, ternyata ada kasus yang menularkankan kepada saudaranya sendiri," tegasnya.

Sebagai ketua IDI Kabupaten Kuningan, dirinya tengah berupaya supaya tidak terjadi transmisi lokal lebih luas lagi.

"Kita tidak mau masyarakat Kuningan terkena penyakit dari saudara-saudaranya sendiri. Oleh sebab itu, mari kita lindungi teman dan saudara kita dengan cara para pemudik harus tetap menggunakan masker di rumah atau di luar rumah,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Asep menambahkan, cara tersebut bukan berarti membeda-bedakan karena mereka juga warga Kuningan.

“Tapi virus ini kan datangnya dari luar. Jadi, sayangi tetangga dengan cara mengingatkan supaya jangan ke luar rumah dulu. Isolasi diri dulu. Aparat juga harus saling mengingatkan. Maka ada yang disebut sebagai pengawasan berjenjang. Kemudian kepala desanya juga. Jadi, sosial distancing ini betul-betul perlu untuk kita patuhi," tutur Asep.

Menurutnya, di Kabupaten Kuningan ini tidak ada satupun zona hijau, karena syarat zona hijau itu yaitu mereka steril dari para pemudik zona merah. Kedua, bisa dipastikan terjadinya transmisi lokal.

"Mari kita samina wathona, kita turuti anjuran pemerintah. Semoga dibulan suci Ramadhan ini, kita bisa mendulang pahala kesabaran,” katanya.

Asep berharap, pada Ramadhan kali ini mudah-mudahan Allah SWT memberikan kesabaran supaya tetap sehat, sehingga dapat berjumpa lagi di Ramadhan tahun depan.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan untuk seluruh warga Kabupaten Kuningan," pungkasnya. (Abel Kiranti)

2 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com























Berita Terkini

Categories