Komunitas Sosial Kuningan Dukung Pemerintah Lawan Corona

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-03-24 17:02:39+07

Komunitasksj.jpg

Komunitas sosial di Kabupaten Kuningan bagikan sembako kepada ratusan warga miskin yang tersebar di 20 desa.

 

Kuningan – Dukung pemerintah lawan Corona, belasan Komunitas sosial di Kabupaten Kuningan bersinergi membentuk aliansi. Tujuannya adalah untuk bergotong-royong membantu pencegahan, penanganan termasuk mencari solusi akibat dampak virus Corona atau Covid 19.

Aliansi yang terdiri dari Ma'had Taufiq Mubarok, Jaring Pengaman Ummat (JPU), Sobat 97, Baksos 00, J&J Peduli, Red Peci Squad, PEKAT IB RESCUE KUNINGAN dan lain-lain ini membuat beberapa program sosial diantaranya, Penyediaan stok pangan bagi keluarga miskin yang dikarantina akibat dinyatakan positif terpapar virus Corona, memberikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas medis sebagai garda terdepan, dan lainnya.

Sebagai langkah awal, membagikan sembako kepada ratusan warga miskin yang tersebar di 20 desa. Sembako berupa beras, mie instan, minyak dan lainnya ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok pangan bagi warga miskin apabila terjadi lockdown.

"Pembagian sembako bagi warga miskin ini sebagai antisipasi apabila terjadi lockdown. Salahsatu pemutusan siklus penyebaran dengan cara diam dirumah ini sangat beresiko bagi kalangan kurang mampu. Mereka yang bekerja untuk makan esoknya atau tidak bekerja samasekali sangat sulit untuk menyediakan stok pangan semasa karantina," ungkap Nana Mulyana Latif, Koordinator Aliansi Komunitas Sosial Kuningan, kepada bingkaiwarta.com, Selasa (24/03/2020).

Nana menambahkan, saat ini Aliansi sedang berupaya mengumpulkan juga stok pangan bagi keluarga yang dikarantina sekaligus mengumpulkan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan dibagikan untuk warga kurang mampu maupun tenaga medis.

"Apabila terjadi karantina karena dinyatakan positif, maka tulang punggung keluarga tidak bisa mencari nafkah, kalau untuk kalangan menengah keatas tentu tidak masalah, namun bagi kalangan menengah kebawah ini masalah," lanjut Nana.

Nana berharap agar yang memiliki kelebihan harta dapat menjadi donatur untuk bergotong-royong saling bahu-membahu bersama-sama keluar dari masa sulit ini. Dibutuhkan kerjasama yang solid dengan seluruh pihak karena ini merupakan bencana besar yang tidak mudah untuk ditangani.

Sementara itu, Sekjen Aliansi, Amar Thohir menuturkan bahwa pihaknya sudah berupaya membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Sekertaris Daerah (Sekda), Dian Rachmat Yanuar tapi belum ada respon.

"Sejak beberapa hari lalu kami sudah berusaha membangun komunikasi dengan Pemda. Kami sudah menghubungi Pak Sekda namun tidak ada respon, mungkin beliau sedang sibuk,dan kami maklum," ujar Amar.

Menurut Amar, perlunya dibangun sinergitas dengan Pemda bertujuan agar lebih maksimal dalam berupaya. Saat seperti ini harus melepaskan ego, kepentingan politik dan hal-hal lain yang dapat menghambat perjuangan untuk lepas dari wabah virus yang berawal dari negri China ini.

"Dengan atau tanpa kerjasama dengan Pemda, kita akan tetap berjuang semampunya. Kami berharap adanya kerjasama agar dapat sharing data sehingga tidak tumpang tindih, karena kami tahu Pemda melalui Satgas yang dibentuk dan diketuai Pak Sekda sudah berbuat," imbuhnya.

Pihaknya akan berkordinasi langsung dengan Dinas terkait dan Pemerintah Desa untuk terjun langsung membantu masyarakat terutama masyarakat miskin sesuai kemampuan. (Abel Kiranti)

4 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com























Berita Terkini

Categories