Para Peneliti Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB Dan BKPSDM Kabupaten Sukabumi Datangi Desa Wisata Cibuntu

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-02-13 17:18:48+07

photo_2020-02-13_16-29-07.jpg

Kepala Desa Cibuntu Awam bersama para pelaku wisata Desa Cibuntu saat berdiskusi dengan rombongan para peneliti Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB Dan BKPSDM Kabupaten Sukabumi.

 

Kuningan – Desa wisata merupakan sebuah bentuk penyesuaian antara akomodasi, atraksi dan fasilitas yang mendukung untuk disajikan pada suatu struktur yang menyatu pada kehidupan masyarakat.

Kunci keberhasilan sebuah desa menjadi desa wisata tentunya juga harus didukung dengan konsep yang baik pula. Sektor pariwisata akan menyebabkan perekonomian masyarakat lokal menggeliat dan menjadi stimulus berinvestasi dan menyebabkan sektor keuangan bertumbuh seiring bertumbuhnya sektor ekonomi lainnya.

Desa Cibuntu merupakan salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat yang meraih penghargaan tingkat nasional. Cibuntu juga dinobatkan menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay.

Cibuntu juga terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Atas dasar keberhasilannya dalam hal pengelolaan Homestay yang diakui dunia internasional, rombongan Study Lapangan Diklat Teknis Pengelolaan Pengembangan dan Pembangunan ekonomi berbasis kawasan dari BKPSDM Kabupaten Sukabumi, bersama beberapa peneliti Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB, Rabu (12/2/2020).

Yani Adriani, salah satu Pengajar dan Fasilitator Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB yang ikut dalam kunjungan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Pengelolaan Pengembangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Kawasan yang diselenggarakan sejak 3-14 Februari 2020.

"Tujuan kunjungan kami untuk mempelajari dan mendapatkan wawasan tentang pengembangan dan pengelolaan desa wisata, Cibuntu menjadi pilihan karena merupakan desa wisata di Jawa Barat yang pernah mendapatkan penghargaan tingkat ASEAN di bidang homestay" Jelas Yani.

Di Kabupaten Sukabumi, menurut Yani homestay dan desa wisata sedang digiatkan untuk mendukung Ciletuh-PalabuhanRatu sebagai UNESCO Global Geopark dan pembangunan kepariwisataan Kabupaten Sukabumi.

Saat diskusi dengan Kepala Desa dan para pelaku wisata, Desa Wisata Cibuntu yang diadakan di aula Balai Desa Cibuntu, Kepala Desa Cibuntu, Awam mengatakan, Sapta Pesona adalah salah satu kunci untuk menjaga desa wisata Cibuntu agar selalu dikunjungi wisatawan.

"Kuncinya adalah kita semua yang ada di desa wisata Cibuntu selalu menerapkan Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari. Sapta Pesona itu meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan," ujarnya.

Menurut Kepala Desa yang biasa dipanggil abah Kuwu ini, para penggiat wisata terutama masyarakat yang tinggal di sebuah desa wisata harus menerapkan Sapta Pesona agar wisatawan betah untuk berkunjung.

"Kita berharap masyarakat bisa memahami itu, sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara bisa datang berkunjung, tanpa komitmen untuk menerapkan Sapta Pesona, susah sebuah desa akan menjadi Desa Wisata" pungkasnya. (Abel Kiranti)

 

4 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com























Berita Terkini

Categories