Pesantren Kebakaran, Seorang Ibu Meninggal Dunia

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-02-22 13:22:47+07

Pesantren Kebakaran, Seorang jsk.jpg

Suasana saat kejadian kebakaran di Pondok Pesantren Al Mawadah Rt. 04/02, Dusun Manis, Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi, sekitar pukul 21.30 WIB, Jumat (21/2/2020).

 

Kuningan – Kobaran api yang melalap bagian atap bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mawadah seluas 15 X 7 meter di Rt. 04/02, Dusun Manis, Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, disinyalir menjadi penyebab Muti (62) meninggal dunia.

Hal itu dibenarkan Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Mh. Khadafi Mufti, S.Pd, M.Si, namun menurutnya, meninggalnya Muti bukan karena menjadi korban dalam peristiwa kebakaran tersebut, tetapi akibat kaget dan mengalami serangan jantung.

“Tempat tinggal ibu Muti berdekatan dengan Ponpes, sepertinya beliau sangat shock tatkala melihat kejadian kebakaran yang melanda Ponpes, dan diduga mengalami serangan jantung,” ungkap Khadafi kepada bingkaiwarta.com.

Dijelaskan Khadafi, peristiwa kebakaran Ponpes Al Mawadah itu sendiri terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, Jumat (21/2/2020), dan pertama kali diketahui oleh Dadang Dasuki (54), pemilik pabrik yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 21.30 WIB Dadang Dasuki melihat api membesar di ruang kantor Ponpes Al Mawadah, kemudian Dadang memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar, serta langsung berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya,” jelas Khadafi.

Baru sekitar pukul 21.49 WIB, atau selisih 19 menit dari waktu kejadian, kata Khadafi, saksi melaporkan kejadian tersebut ke kantor UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan melalui pesawat telepon (0232) 871113, kemudian setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung menerjunkan 2 kendaraan dinas, serta 8 anggota menuju TKP.

“Setibanya di TKP, sekitar pukul 22.00 WIB, dengan dibantu oleh anggota Polsek, Koramil Garawangi, aparat pemerintahan desa, juga masyarakat, kami langsung melakukan upaya pemadaman. Dan kira-kira pukul 22.50 WIB api berhasil diredam,” kata Khadafi.

Khadafi memperinci, kerugian yang ditimbulkan dari kejadian kebakaran diataranya, atap dan plapon yang hangus mencapai harga sekitar Rp. 78. 750. 000, lemari, kursi, kitab, plus peralatan hadrah diperkirakan kurang lebih Rp. 10 juta, sementara bangunan Ponpes sendiri bisa terselamatkan. (Abel Kiranti)

3 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com























Berita Terkini

Categories